5 0

Pengabdian Masyarakat Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu dengan Tema “Sosialisasi Mengenai Bentuk-Bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga”

5 0
Read Time:2 Minute, 57 Second

Tribusnews.com-Bengkulu Utara – Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Dehasen Bengkulu Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi mengadakan Sosialisasi mengenai bentuk-bentuk KDRT pada hari Sabtu, tanggal 12 November 2022 bertempat di Aula Kantor Lurah di Lubuk Durian Kec. Kerkap Kab. Bengkulu Utara. Sosialisasi dibuka oleh Sugiran.S.A.P, selaku Lurah Lubuk Durian, yang diwakili oleh Sekretaris Lurah, Bambang Subagio.S.A.P.

 Sekitar 40 peserta berpartisipasi dalam sosialisai ini, dan dominan peserta adalah perempuan. Karena tingginya dan maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga, maka sosialisasi ini berfokus pada bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga, khususnya pada masyarakat Kel Lubuk Durian Kec. Kerkap Bengkulu Utara. Sosialiasi ini bertujuan mengenali bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga khususnya pada kaum perempuan. Karena kaum perempuan dipandang sebagai makhluk yang lemah dan rendah sehingga terjadinya ketimpangan kekuasaan yang didominasi oleh kaum laki-laki dan hal ini dianggap sebagai hal yang wajar oleh masyarakat selama ini, hal ini dikenal sebagai budaya patriarki, yang ada di masyarakat kita dari dulu hingga sekarang sehingga telah menyebabkan banyak perempuan mengalami kekerasan verbal,kekerasan fisik, kekerasan psikologis, kekerasan ekonomi, kekerasan pembatasan ruang gerak pada perempuan, KDRT, dll.

Dijelaskan oleh pemateri Sri Narti, M.I.Kom dan Anis Endang Sri Murwani, S.Sos. M.I.kom yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Universitas Dehasen Bengkulu mengatakan bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya bersifat verbal, tetapi seringkali juga non-verbal.  Penjelasan tersebut diperkuat setelah

adanya pengakuan dari beberapa ibu-ibu di Kelurahan Lubuk Durian bahwasanya mereka kerap dimarahi oleh para suami hanya karena masalah sepele, contohnya seperti telat menyediakan makanan sebelum suaminya berangkat ke kebun.

Ekonomi pun menjadi salah satu dampak terbesar yang dapat mengakibatkan perceraian dalam suatu rumah tangga, seperti pertanyaan ibu Sati pada gambar diatas bahwasanya menantunya tidak mau bekerja, setiap hari hanya main game. Tapi anak ibu Sati selaku istri dari menantunya tersebut butuh makan. Sudah sewajarnya ibu Sati menasehati menantunya tersebut untuk menafkahi istrinya. Namun menantunya tak pernah mau menanggapi nasehat tersebut, malah kadang ibu Sati dilawan oleh menantunya.

Ibu Sati pun bertanya kepadanya pemateri bagaimana caranya menyelesaikan permasalahan tersebut.

Hal ini kembali dijelaskan oleh dosen yaitu Anis Endang Sri Murwani, S.Sos. M. Menurut saya komunikasi itu sangat penting, terutama di lingkungan keluarga. Dalam kasus ibu Sati ini, pemateri menasehati ibu Sati untuk mencari bantuan dari orang yang dihormati ibu mertuanya, bisa saja bapaknya atau ustadz setempat atau tokoh masyarakat setempat atau mungkin saudara yang lain yang mungkin kata-katanya bisa didengar oleh menantunya tersebut.

Dalam sosialisasi ini, dosen menyimpulkan bahwa ada tiga kunci kejujuran dalam rumah tangga, yaitu komunikasi, keuangan dan hubungan biologis antara suami istri. Jika ketiga hal ini dapat dijaga dengan baik, insya Allah keutuhan keluarga dapat terjaga.





Di penghujung acara, Dosen dan Mahasiswa memberikan cinderamata sebagai kenang-kenangan dari Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu. Alhamdulillah, kegiatan sosialisasi mengenai bentuk-bentuk kekerasan dalam berumah tangga berjalan dengan baik dan mendapat sambutan yang hangat oleh Lurah, Sekretaris Lurah dan seluruh warga masyarakat Kelurahan Lubuk Durian. Pak Lurah menyampaikan rasa terima kasih kepada tim dosen dan mahasiswa  dan siap memfasilitasi jika kedepannya ada kegiatan pengabdian masyarakat karena menurut beliau hal ini sangat penting dan bermanfaat sekali bagi warganya. Di akhir kegiatan, dosen, mahasiswa, perangkat desa, dan warga berfoto bersama sebagai bukti dokumentasi kegiatan sosialisasi telah dilakukan dan tidak lupa rasa terima kasih pun diucapkan oleh tim dosen beserta mahasiswa kepada Lurah dan warga sebagai penutup dan akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat. (YoDENEEDes)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *