0 0

Tolak Kenaikan BBM Masa Sampai Kan Aspirasi di depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu

0 0
Read Time:1 Minute, 14 Second

Bengkulu Tribunsnews.com-Ribuan para mahasiswa dari berbagai elemen kembali menggelar aksi demo penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (13/9/2022).

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Nusantara dan Cipayung itu menyerbu pintu masuk Gedung DPRD Provinsi Bengkulu di Jalan Kapuas Raya, Kota Bengkulu dengan diawali dengan aksi long march dari gedung taman Budaya.

Diketahui bahwa OKP kelompok CIPAYUNG ini terdiri dari 6 kelompok Cipayung diantara nya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik republik Indonesia (PMKRI).

Demo yang digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara dan kelompok CIPAYUNG siang ini, Selasa (13/9/2022) di depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu.

Aksi mahasiswa ini mendapatkan pengawalan yang ketat dari 800 anggota aparat kepolisian.

Kedatangan para massa demo ini untuk menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan oleh pemerintah pada 3 September 2022 .

Sebelum menuju kantor DPRD Provinsi Bengkulu, para ribuan massa berkumpul di depan taman budaya. Dengan berjalan kaki, ribuan massa ini langsung menuju ke depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu untuk menyuarakan aspirasi nya.

“Aksi kita hari ini untuk menyuarakan tolak kenaikan BBM, bukan untuk rusuh” Ungkap salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan nama nya sebut Aja mawar dalam orasinya.

Aksi ini dimulai pukul 13.30
Massa ini berasal dari gabungan kampus Unived, UIN,Unihaz, UMB, serta STIA dan setiap ormawanya menyampaikan orasi terbaik nya (red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.